Wadah Menulis Mahasiswa

Mengubah Organisasi, Mengubah Kisah dalam membangun employee engagement

April 16th, 2012 | by | in Psikologi | No Comments

Kisah yang diperbincangkan tentang suatu perusahaan adalah representasi citra perusahaan tersebut. Perhatikan kata yang digunakan dan anda akan tahu apa yang perlu diubah dari perusahaan anda!

Saya yakin anda pernah cangkruk, kongkow atau nongkrong di kantin perusahaan anda. Sambil duduk, tentu anda mendengar (bukan menyimak) selintas obrolan pengunjung kantin. Apa kisah yang anda dengarkan? Apa nilai dan norma yang terkandung didalam cerita tersebut? Pernahkah anda bandingkan dengan obroloan di kantin perusahaan lain. Apa bedanya?

Kisah-kisah yang diobrolkan merupakan wujud nyata dari citra perusahaan yang ada dalam benak karyawan kita. Orang mengkomunikasikan pikiran dan perasaan dalam bentuk kisah. Apabila orang sedang merasa bahagia maka ia akan menceritakan kisah bahagia. Kisah tentang marah ketika orang itu sedang merasakan kemarahan. Kisah ini menjadi bahan yang ditanggapi oleh pendengarnya. Kisah ini menjadi titik acuan dan stimulus bagi lawan bicaranya dalam memberikan respon. Saling bertukar stimulus dan respon ini yang akan mengkonstruksikan citra tertentu tentang perusahaan. Setelah obrolan itu, anggap saja sang pendengar berpindah ngobrol dengan orang lain. Sang pendengar cenderung menceritakan kisah ini ke lawan bicaranya. Dan begitulah, citra perusahaan dikonstruksikan dan disebarluaskan.

Sebuah citra akan menginsirasi suatu tindakan. Citra positif menginspirasi tindakan positif, demikian pula sebaliknya. Jadi, apabila seseorang menceritakan kisah ketidakpedulian perusahaan terhadap karyawan maka terbentuk citra perusahaan tidak peduli karyawan. Apa fungsinya citra ini? Karyawan lain yang awalnya tidak merasakan perlakuan tidakdipedulikan akan mempunyai citra itu. kemudian, ketika karyawan ini bertindak sudah tidak lagi berdasarkan informasi yang disampaikan secara resmi oleh perusahaan. Ia bertindak mengikuti citra perusahaan yang diyakininya. Dan begitulah, suatu tindakan dikonstruksikan dan disebarluaskan.

Apa benang merahnya?
Kisah membentuk citra. Citra menginspirasi tindakan.

Apa yang perlu kita lakukan untuk melakukan perubahan? Ubahlah kisahnya
Bagaimana mengubah kisah? Ubahlah pertanyaan anda

Bagaimana mengubah pertanyaan? Belajar Appreciative Inquiry bisa jadi salah satu solusinya

Prinsip Appreciative Inqury
• Prinsip Pertama: Social Constructionist Word create World
• Prinsip Kedua: Simultaneity Inquiry is Intervention
• Prinsip Ketiga: Poetic Whatever We Focus On, Grows
• Prinsip Keempat: Anticipatory Image inspire Action
• Prinsip Kelima: Positive Positive Emotion, Positive Change

Sumber : Bukik.com

Tags:

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply