Wadah Menulis Mahasiswa

Keuangan dan Mata Uang Internasional: Kondisi Paritas

April 29th, 2012 | by | in Catatan Kuliah | No Comments

Arbitrase dan Hukum Satu Harga
Arbitrase didefinisikan sebagai pembelian dan penjualan secara simultan pada aset yang sama atau suatu komoditas pada pasar yang berbeda untuk mendapat keuntungan dari perbedaan harga. Purchasing Power Parity sering digunakan untuk meramalkan nilai tukar di masa depan, digunakan dalam berbagai keperluan seperti memutuskan dominasi mata uang untuk kredit jangka panjang. Versi relatif PPP menyatakan bahwa nilai tukar antara mata uang lokal dan mata uang asing akan saling menyesuaikan untuk mencerminkan perubahan dalam tingkat harga dari kedua negara.
Pelajaran dari Purchasing Power Parity.
Harga barang dalam satu tahun tidak bermakna dibandingkan dengan harga barang dalam satu tahun kedepan tanpa menyesuaikan dengan inflasi, sehingga perubahan kurs hanya dapat menunjukkan kenyataan bahwa negara-negara memiliki tingkat inflasi yang berbeda. Jika kurs riil tetap konstan (yaitu, jika PPP dipertahankan), mata uang yang memperoleh atau kehilangan keuntungan dari perubahan kurs pada umumnya akan diimbangi oleh pengaruh perbedaan inflasi dalam kurun waktu tertentu, sehingga mengurangi dampak dari devaluasi dan revaluasi.
Inflasi yang Diharapkan dan Perubahan Exchange Rate.
Peningkatan laju inflasi dari mata uang yang diharapkan, membuat mata uang lebih sulit untuk bertahan (karena nilainya terkikis) dan mengalami penurunan dalam permintaan dengan harga yang sama.
Efek Fisher.
Efek fisher mengatakan, bahwa jika pendapatan riil yang dibutuhkan adalah 3% dan inflasi yang diharapkan adalah 10%, maka tingkat bunga nominal akan sekitar 13% (13,3% tepatnya). Hasil ini didapatkan dengan logika bahwa 1 $ pada tahun depan akan memiliki daya beli $ 0,90 dalam nilai dolar hari ini. Jadi peminjam harus membayar kreditur $ 0,103 untuk memberikan kompensasi kisaran dalam daya beli $ 1,03 dalam pembayaran pokok dan bunga, di samping $ 0,03 yang diperlukan untuk memberikan pendapatan riil 3%.
Efek Fisher Internasional
Nilai tukar akan bergerak untuk mengimbangi perubahan terhadap perbedaan laju inflasi PPP, sehingga kenaikan tingkat inflasi AS relatif terhadap negara-negara lain akan dikaitkan dengan penurunan nilai tukar dolar. Hal ini juga dapat dikaitkan dengan kenaikan suku bunga AS relatif terhadap suku bunga asing.
Teori Paritas Suku Bunga
Mata uang suatu negara dengan tingkat bunga yang lebih rendah harus berada dalam kondisi forward premium sehubungan dengan mata uang dari negara lain dengan tingkat inflasi yang lebih tinggi. Khususnya, dalam sebuah pasar yang efisien tanpa biaya transaksi, perbedaan suku bunga harus kira-kira sama dengan forward diferensial. Bila kondisi ini terpenuhi, forward rate berada pada paritas suku bunga, dan keseimbangan akan berlaku di pasar uang.
Prakiraan Mata Uang
Prakiraan Berdasarkan Pasar, Perkiraan mata uang dapat diperoleh dengan mengekstraksi prediksi yang sudah terkandung dalam suku bunga dan forward rates. Perkiraan Berdasarkan Model terkandung dalam analisis Fundamental. Analisa Teknis bergantung pada kemampuan analis teknis dapat menemukan pola-pola yang berulang yang berguna untuk forcasting. Menggunakan dua metode utama yaitu charting dan analisis trend.
REFERENSI
Alan C. Shapio. Multinational Financial Management.

Ditulis Oleh

→ 39PB1

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply