Wadah Menulis Mahasiswa

Mengenal Pasar Valuta Asing

April 29th, 2012 | by | in Catatan Kuliah | No Comments

Organisasi Pasar Valuta Asing
Fungsi dari foreign exchange untuk menjembatani jual beli dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Peserta dalam foreign exchange yaitu bank komersil, broker, konsumen komersial, perusahaan multinasional, dan bank sentral. Peserta forward market dapat dikategorikan kedalam Arbitrageurs, traders, hedgers, dan speculators. Dalam foreign exchange biasanya terdapat perantara yang berfungsi menjembatani transaksi dalam mata uang asing tertutama melalui perbankan internasional salah satunya adalah system kliring, contohnya adalah Clearing House Interbank Payments System (CHIPS).
Perdagangan Elektronik merupakan system yang baru dalam foreign exchange market. Dalam system ini traders bisa menjual dan membeli secara langsung melalui terminal system dan harga ini dapat dilihat dan diakses oleh semua peserta pasar foreign exchange.
Spot market
Harga pasar saat ini terdiri dari ;
• Spot quotations atau spot price bisa digambarkan kedalam nilai tukar suatu mata uang negara yang satu dengan negara yang lain pada hari ini.
• Transaction costs merupakan rentang harga jual dan beli yaitu jarak antara harga beli dengan harga jual untuk suatu mata uang
• Cross Rates merupakan nilai tukar langsung, salah satu contohnya apabila nilai mata uang jepang ditukar dengan mata uang korea dan begitupun sebaliknya.
Currency Arbitrage merupakan pemanfaatan keuntungan dari ketidakstabilan nilai tukar mata uang di beberapa tempat penukaran uang. Dengan ilustrasi, misalnya di New york seorang trader mempunyai $1.000.000 kemudian menjualnya dalam bentuk euro, lalu menjualnya kembali dalam bentuk nilai tukar poundsterling karena harga pasar lebih tinggi dari dollar maka poudsterling kembali dijual dan ditukar dalam mata uang dollar.
Settlement date yaitu tanggal dimana uang harus dibayarkan ke pihak terkait ditetapkan pada hari kerja kedua setelah tanggal transaksi ditetapkan.
Forward market
Forward Market adalah bursa valas dimana dilakukan transaksi penjualan dan pembelian valas dengan kurs forward. Kurs forward adalah kurs yang ditetapkan sekarang atau pada saat ini, tetapi diberlakukan untuk waktu yang akan datang (future period) antara 2×24 jam lebih sampai dengan 1 tahun atau 12 bulan. Dan transaksi ini timbul karena adanya ketidakpastian dan fluktuasi kurs valas yang terjadi semenjak berlakunya sistem kurs mengambang (floating rate system). Dan semenjak diberlakukannya sistem kurs mengambang tersebut, banyak perusahaan dan perbankan menggunakn forward market untuk mengadakan forward contract yang bertujuan melindungi transaksi perdagangan dan keuangan internasional dari resiko kerugian dan dari para pedagang valas yang melakukan spekulasi untuk tujuan mencari keuntungan dari fluktuasi forward rate.
Forward quotations merupakan nilai tukar mata uang pada waktu yang akan datang, dimana nilai tukarnya memiliki perbedaan dengan spot rate, dimana nilainya bisa bertambah atau berkurang. Apabila nilai tukanya berkurang dinamakan forward discount dimana nilainya dibawah spot rate, dan sebaliknya dinamakan forward premium.
REFERENSI
Alan C. Shapio. Multinational Financial Management.

Ditulis Oleh

→ 39PB1

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply