Wadah Menulis Mahasiswa

Latar Belakang Perancangan Aplikasi Berbasis Web dan SMS Gateway untuk Pelayanan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

May 8th, 2012 | by | in ICT | No Comments

Perkembangan teknologi selalu mendorong manusia untuk terus memunculkan inovasi baru dalam mengolah informasi, salah satunya, dalam mendapatkan informasi mengenai kredit perbankan, karena saat ini hampir tak dapat dipungkiri bila kredit perbankan merupakan salah satu solusi termudah guna mendapatkan kebutuhan hidup manusia seperti barang elektronik, kendaraan ataupun kredit KPR.

 Namun hal yang saat disayangkan adalah sampai saat ini sistem penagihan dan pembayaran angsuran bank perkreditan masih dilakukan secara manual oleh kolektor lapangan. Dimana para kolektor ini datang pada hari atau tanggal-tanggal tertentu pada para nasabah kredit untuk melakukan penagihan. Hal ini mungkin dapat dipandang baik oleh pihak perbankan karena selain untuk servis bagi para nasabahnya dimana nasabah tidak perlu datang langsung ke bank guna membayar angsuran kredit mereka. Selain itu keuntungan dari sistem penagihan oleh kolektor ini adalah sebagai kontrol bagi pihak bank untuk nasabahnya yang telah terlambat melakukan pembayaran. Namun ternyata dalam prakteknya sistem ini tidak selalu berjalan dengan baik dan bahkan justru menyulitkan baik bagi pihak kolektor, nasabah maupun pihak bank itu sendiri.

 Seperti salah penagihan atau adanya kolektor yang melakukan kecurangan ataupun tidak efektifnya kinerja kolektor misal ketika nasabah membayar langung kebank masih saja ditagih oleh kolektor karena kolektor lapangan tidak mengetahui update terbaru mengenai data pembayaran oleh nasabah. serta betapa repotnya kolektor yang harus mengisi form-form laporan penagihan yang sangat memboroskan kertas dan tidak cocok dengan tema “save the world” yang sedang digalakkan saat ini, juga kesulitan kolektor harus bolak balik untuk untuk nasabah yang melakukan kredit baru. serta betapa repotnya seorang manager bank dalam mengontrol kolektornya dan pusingnya ketika harus menentukan seorang nasabah layak mendapatkan kredit lagi atau tidak. Dan yang tak kalah menjengkelkannya adalah ketika seorang nasabah tertipu oleh kolektor palsu sedangkan sang nasabah sangat buta akan informasi BPR tempat ia mengajukan pinjaman

 Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem informasi yang bisa menangani masalah-masalah ini dan membuat sistem penagihan lebih efektif dan terkontrol dimana pada proyek akhir ini akan dibuat sebuah webserver dengan database terintergrasi dan pengelolaan melalui web application base dimana web ini dapat memberikan layanan informasi pembayaran melalui sms gateway bagi para nasabahnya seperti masalah kapan waktu penagihan atau status pmbayaran kredit nasabah ini selain itu juga web ini memiliki fasilitas yang mendukung update data pembayaran dan data nasabah yang harus ditagih oleh para kolektor melalui aplikasi berbasis mobile baik itu oleh sisi server dibank ataupun sisi mobile kolektor melalui sarana gprs Serta membantu pihak bank mengarahkan kolektornya dan membantu melakukan pemberian keputusan pantas tidaknya seorang nasabah mendapatkan kredit baru.

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply