Wadah Menulis Mahasiswa

BI Tingkatkan Perlindungan Pengguna Kartu Kredit dan Kartu ATM/Debet

June 22nd, 2012 | by | in Headline, Perbankan | 1 Comments

Sering kita menemukan pengumuman penting tetapi sulit terbaca atau ditempatkan sedemikian rupa agar luput dari perhatian. Entah apa motif si pembuat pengumuman. Anehnya, pengumuman itu bisa merugikan pembeli jika tidak mengindahkan pengumuman penting itu. Bisa saja, informasi tentang kewajiban nasabah ditulis dan disampaikan secara jelas dibandingkan hak dari nasabah.

Kini praktek-praktek seperti itu harus dihilangkan setelah diterbitkannya regulasi dari BI, yaitu Surat Edaran (SE) No. 14/ 17 /DAS tanggal 7 Juni yang merupakan petunjukan pelaksanaan dari Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 14/2/PBI/2012 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK).

BI perketat penerbitan dan penggunaan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (doc. graha pena))

Dampak regulasi tersebut relatif signifikan atau dinilai lebih ketat dibandingkan sebelumnya.  Perubahan tersebut mencakup prinsip perlindungan nasabah, prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko dalam pemberian Kartu Kredit, standar keamanan APMK, kerjasama antara penyelenggara APMK dengan pihak lain, dan penyampaian laporan.

Tulisan ini hanya menyoroti aspek perlindungan nasabah berupa kejelasan informasi yang wajib diberikan oleh penerbit kartu kepada calon atau pemegang kartu kredit.

Penerbit APMK diwajibkan: (a) menyampaikan informasi tertulis kepada calon Pemegang Kartu dan Pemegang Kartu atas APMK yang diterbitkan. Informasi tersebut wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang jelas dan mudah dimengerti, ditulis dalam huruf dan angka yang mudah dibaca oleh calon Pemegang Kartu dan Pemegang Kartu; dan (b) menyediakan sarana dan nomor telepon yang dapat secara mudah digunakan dan/atau dihubungi oleh calon Pemegang Kartu dan Pemegang Kartu dalam rangka melakukan verifikasi kebenaran segala fasilitas yang ditawarkan dan/atau informasi yang disampaikan oleh Penerbit.

Kartu ATM/Kartu Debet

Untuk Kartu ATM dan/atau Kartu Debet, Penerbit Kartu ATM dan/atau Kartu Debet wajib memberikan informasi tertulis kepada calon Pemegang Kartu dan Pemegang Kartu, yang paling kurang meliputi:

Pertama, prosedur dan tata cara penggunaan Kartu ATM dan/atau Kartu Debet, fasilitas yang melekat pada Kartu ATM dan/atau Kartu Debet, dan risiko yang mungkin timbul dari penggunaan Kartu ATM dan/atau Kartu Debet.

Kedua, hak dan kewajiban Pemegang Kartu ATM dan/atau Kartu Debet, yang paling kurang meliputi: (1) hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh Pemegang Kartu ATM dan/atau Kartu Debet dalam penggunaan kartu, termasuk segala konsekuensi/risiko yang mungkin timbul dari penggunaan Kartu ATM dan/atau Kartu Debet, misalnya tidak memberikan PIN kepada orang lain dan berhati-hati saat melakukan transaksi melalui mesin ATM; (2) hak dan tanggung jawab Pemegang dan/atau Penerbit Kartu ATM dan/atau Kartu Debet apabila terjadi berbagai hal yang mengakibatkan kerugian bagi Pemegang dan/atau Penerbit Kartu ATM dan/atau Kartu Debet, baik yang disebabkan karena adanya pemalsuan Kartu ATM dan/atau Kartu Debet, kegagalan sistem Penerbit, atau sebab lainnya; (3) jenis dan besarnya biaya yang dikenakan Penerbit; dan (4) tata cara dan konsekuensi jika Pemegang Kartu ATM dan/atau Kartu Debet tidak lagi berkeinginan menjadi Pemegang Kartu ATM dan/atau Kartu Debet;

Ketiga, tata cara pengajuan pengaduan yang berkaitan dengan penggunaan Kartu ATM dan/atau Kartu Debet dan perkiraan waktu penyelesaian pengaduan tersebut.

Kartu Kredit

Untuk Kartu Kredit, informasi tertulis  yang wajib disampaikan oleh Penerbit Kartu Kredit kepada calon Pemegang Kartu dan Pemegang Kartu Kredit adalah sebagai berikut.

Pertama, prosedur dan tata cara penggunaan Kartu Kredit, fasilitas yang melekat pada Kartu Kredit, dan risiko yang mungkin timbul dari penggunaan Kartu Kredit.

Kedua, hak dan kewajiban Pemegang Kartu Kredit, yang paling kurang meliputi: (1) hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh Pemegang Kartu Kredit dalam penggunaan Kartu Kredit, termasuk segala konsekuensi/risiko yang mungkin timbul dari penggunaan Kartu Kredit, misalnya tidak memberikan PIN kepada orang lain dan berhati-hati saat melakukan transaksi; (2) hak dan tanggung jawab Pemegang dan/atau Penerbit Kartu Kredit apabila terjadi berbagai hal yang mengakibatkan kerugian bagi Pemegang dan/atau Penerbit Kartu Kredit, baik yang disebabkan karena adanya pemalsuan Kartu Kredit, kegagalan sistem Penerbit Kartu Kredit, atau sebab lainnya; (3) jenis dan besarnya biaya yang dikenakan Penerbit; (4) tata cara dan konsekuensi jika Pemegang Kartu Kredit tidak lagi berkeinginan menjadi Pemegang Kartu Kredit; (5) tata cara pengajuan pengaduan yang berkaitan dengan penggunaan Kartu Kredit dan perkiraan waktu penyelesaian pengaduan; (6) jenis kualitas kredit dari Kartu Kredit (lancar, dalam perhatian khusus, kurang lancar, diragukan, atau macet) berdasarkan ketentuan Bank Indonesia, dan konsekuensi dari masingmasing kualitas kredit tersebut; dan (7) informasi bahwa penagihan dapat dilakukan menggunakan jasa pihak lain di luar Penerbit Kartu Kredit apabila kualitas kredit Pemegang Kartu Kredit termasuk dalam kualitas macet, jika Penerbit Kartu Kredit menggunakan jasa pihak lain;

Ketiga, informasi mengenai Bunga Kartu Kredit, yang paling kurang meliputi: (1) besarnya suku bunga Kartu Kredit, baik suku bunga bulanan maupun suku bunga tahunan; (2) pola, tata cara dan komponen penghitungan bunga Kartu Kredit; dan (3) tata cara serta persyaratan permohonan penghapusan bunga jika terdapat kesalahan dalam pembebanan bunga Kartu Kredit; Informasi tata cara dan dasar penghitungan bunga Kartu Kredit harus dilengkapi dengan contoh atau ilustrasi yang mudah dipahami oleh Pemegang Kartu Kredit. Besarnya suku bunga Kartu Kredit tidak boleh melampaui suku bunga maksimum yang diditetapkan oleh Bank Indonesia.

Keempat, informasi mengenai biaya dan denda Kartu Kredit, yang paling kurang meliputi: (1) jenis dan besarnya biaya dan denda Kartu Kredit; (2) komponen dan pola penghitungan biaya dan denda Kartu Kredit; (3) tata cara pengenaan biaya dan denda Kartu Kredit; dan (4) tata cara dan persyaratan permohonan penghapusan biaya dan denda Kartu Kredit apabila terdapat kesalahan dalam pembebanan biaya dan/atau denda Kartu Kredit.

Kelima, Tata cara dan persyaratan bagi Pemegang Kartu Kredit untuk mengakhiri dan/atau menutup fasilitas Kartu Kredit, yang paling kurang memuat informasi: (1) persyaratan pengakhiran dan/atau penutupan fasilitas Kartu Kredit; (2) mekanisme pengajuan permohonan pengakhiran dan/atau penutupan fasilitas Kartu Kredit; (3) jangka waktu penanganan oleh Penerbit Kartu Kredit terhadap permohonan pengakhiran dan/atau penutupan fasilitas Kartu Kredit; dan (4) informasi penting lainnya yang perlu diketahui oleh Pemegang Kartu Kredit.

Keenam, Ringkasan transaksi Pemegang Kartu Kredit,  yang mencakup informasi transaksi Pemegang Kartu Kredit selama satu tahun berjalan dihitung sejak bulan mulai berlakunya Kartu Kredit, yang paling kurang memuat informasi: (1) total transaksi pembelanjaan selama satu tahun; (2) total transaksi tarik tunai selama satu tahun; (3) total bunga selama satu tahun; (4) total biaya selama satu tahun; (5) total denda selama satu tahun; (6) performa pembayaran Pemegang Kartu Kredit atas tagihan Kartu Kredit selama satu tahun; dan (7) kualitas kredit Pemegang Kartu Kredit posisi terakhir. Pemberian ringkasan transaksi Pemegang Kartu Kredit secara tahunan dilakukan berdasarkan permohonan Pemegang Kartu Kredit. Penerbit dapat mengenakan biaya atas pemberian ringkasan transaksi Pemegang Kartu Kredit secara tahunan tersebut.

Ketujuh, informasi tagihan (billing statement) Kartu Kredit secara lengkap, akurat, dan informatif, serta dilakukan secara benar dan tepat waktu, yang paling kurang memuat: (1) besarnya tagihan Kartu Kredit; (2) besarnya batas minimum pembayaran oleh pemegang Kartu Kredit; (3) penjelasan informasi rincian bunga dan denda, jika ada; (4) plafon kredit dan sisa plafon kredit; (5) kualitas kredit atas penggunaan Kartu Kredit; (6) tanggal transaksi; (7) tanggal pembukuan (posting date); (8) besarnya nilai transaksi dalam Rupiah; (9) besarnya nilai transaksi dalam valuta asing dan lawan Rupiah, serta informasi nilai tukar, untuk transaksi yang dilakukan di luar negeri; (10) tanggal cetak tagihan; (11) tanggal jatuh tempo pembayaran; (12) kelonggaran waktu pembayaran apabila tanggal jatuh tempo bertepatan dengan hari libur; (13) besarnya persentase suku bunga tiap bulan dan persentase efektif suku bunga tiap tahun (annualized percentage rate) atas transaksi pembelian barang atau jasa, dan penarikan tunai; (14) nominal bunga yang dikenakan; (15) besarnya biaya-biaya; dan (16) besarnya denda atas keterlambatan pembayaran oleh Pemegang Kartu Kredit, jika ada.

Tata Cara Penyampaian Informasi

Tata cara penyampaian informasi tertulis pada Kartu Kredit dan Kartu ATM/Kartu Debet adalah sebagai berikut:

Pertama, informasi tertulis disampaikan oleh Penerbit APMK secara langsung ke alamat calon Pemegang Kartu atau Pemegang Kartu dengan menggunakan media seperti formulir permohonan, welcome pack, brosur, lembar tagihan (billing statement) dan/atau surat pemberitahuan;

Kedua, Dalam hal terjadi perubahan atas substansi dan materi informasi, Penerbit APMK wajib menginformasikan kembali dengan ketentuan dan tata cara penyampaian sebagaimana dimaksud pada butir 1;

Ketiga, Untuk penyampaian ringkasan transaksi Pemegang Kartu Kredit secara tahunan wajib dilakukan paling lambat 1 (satu) bulan terhitung sejak bulan terakhir periode ringkasan transaksi. Contoh penyampaian ringkasan transaksi Pemegang Kartu Kredit secara tahunan mengacu pada contoh 1 berikut:

—————————————————————————————————————————————

 

CONTOH 1
PENYAMPAIAN RINGKASAN TRANSAKSI
PEMEGANG KARTU KREDIT SECARA TAHUNAN

Untuk Kartu Kredit yang mulai berlaku bulan Juni 2011, ringkasan transaksi tahunan Pemegang Kartu Kredit untuk tahun berjalan memuat informasi Kartu Kredit periode bulan Juni 2011 sampai dengan bulan Mei 2012, dan harus sudah diterima oleh Pemegang Kartu atau sampai di alamat Pemegang Kartu paling lambat akhir bulan Juni 2012. Gambar penyampaian ringkasan transaksi Pemegang Kartu Kredit secara tahunan sebagai berikut:


—————————————————————————————————————————————

Keempat, lembar informasi tagihan (billing statement), baik dalam bentuk elektronik (e-statement) atau dalam bentuk fisik (hardcopy), harus sudah sampai di alamat Pemegang Kartu Kredit paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sebelum tanggal jatuh tempo pembayaran (due date). Jumlah hari antara tanggal cetak tagihan dengan tanggal jatuh tempo pembayaran (due date) tidak boleh kurang dari 16 (enam belas) hari kalender. Contoh penyampaian lembar informasi tagihan (billing statement) mengacu pada contoh berikut;

————————————————————————————————————————————–

CONTOH 2
PENYAMPAIAN LEMBAR INFORMASI TAGIHAN
(BILLING STATEMENT)

Lembar tagihan milik B (Pemegang Kartu Kredit) dicetak oleh Penerbit X pada tanggal 2 Januari 2012 dengan jatuh tempo pembayaran (due date) pada tanggal 18 Januari 2012, yaitu 16 (enam belas) hari kalender setelah tanggal cetak lembar tagihan. Lembar tagihan harus sudah sampai di alamat B paling kurang pada tanggal 11 Januari 2012, yaitu 7 (tujuh) hari kalender sebelum tanggal jatuh tempo. Gambar penyampaian lembar informasi tagihan (billing statement) Kartu Kredit sebagai berikut:

——————————————————————————————————————————————

Buku:

Perbankan Indonesia Pasca Krisis Finansial Global

Rujukan:

  1. Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (Baru).
  2. Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (lama)
  3. Surat Edaran Bank Indonesia No. 14/ 17 /DASP Perihal  Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 11/10/DASP (Baru).
  4. Surat Edaran No. 11/10/DASP  tahun 2009 (Lama)

Tulisan Terkait:

Tutup Kartu Kredit, Yuk!

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Website : http://pasca.gunadarma.ac.id/pasca

One Response to “BI Tingkatkan Perlindungan Pengguna Kartu Kredit dan Kartu ATM/Debet”

Leave a Reply