Wadah Menulis Mahasiswa

Model pembelajaran reflektif

August 1st, 2012 | by | in Edukasi | No Comments

Model pembelajaran reflektif
Suatu model belajar berbasis pengalaman
Jurnal ini diambil dari Didaktika Jurnal Kependidikan Vol.4 no.2 November 2009
oleh Sirajuddin

 

Pembelajaran reflektif, menjadi hal menarik menurut penulis untuk ditelaah, karena hal ini dianggap tepat karena demikianlah yang terjadi di tengah dunia pendidikan di Indonesia. Dimesi-dimensi reflektif dalam pembelajaran telah cukup lama diabaikan dalam prakteknya. Hal keterpurukan kualitas pendidikan di negeri ini tentu sudah menjadi perhatian umum. Namun yang justru terasa langka adalah elaborasi lebih dalam dan serius akan penyebab dan solusi atas keterpurukan yang terjadi. Asumsi atas kejadian ini diantaranya dominannya paradigma psikologi behavioristik dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia memang tidak memberi tempat bagi proses belajar yang otentik ke arah pencapaian makna pengetahuan melalui proses refleksi.

Dalam jurnal ini dikemukakan beberapa tahap yang harus dilalui dalam penerapan model belajar refleksi, diantaranya;
a. Tahap menghadirkan kembali pengalaman
b. Tahap mengelola perasaan
c. dan Tahap mengevaluasi pengalaman

Kemudian muncul pertanyaan, apakah model belajar reflektif ini efektif diterapkan di semua bidang pelajaran atau hanya pada mata pelajaran tertentu saja? Jika ditelaah dari proses &hasil dari model belajar refleksi itu sendiri seperti Asosiasi (mentautkan gagsan-gagasan), Integrasi (keterkaitan diantara data yang ada), Validasi (menguji keotentikan gagasan) dan apropiasi pengetahuan (menjdikan pengalaman baru menjadi milik pelaku refleksi), serta berkembangnya keterampilan belajar yang signifikan akibat pemahaman atas kebutuhan-kebutuhan dan gaya belajarnya sendiri, model belajar ini seharusnya memang layak diperhitungkan karena model pembelajaran ini ternyata dapat diterapkan pada semua jenis kurikulum dan tidak hanya sesuai diterapkan pada disiplin-disiplin akademis tetapi juga ranah non akademis sebagai suatu sikap,mentalitas dan pendekatan yang konsisten dalam proses pembelajaran .

Refleksi dalam proses pembelajaran penting bagi pengajar lebih-lebih bagi pembelajar. Sudah seharusnya signifikasi pembelajaran adalah konstruktivisme, yang pada hakikat belajarnya adalah proses pembangunan makna yang memiliki visibilitas. Untuk sampai tahap itu maka salah satu prinsip pembelajaran dalam konteks konstruktivisme disini adalah dengan menerapkan refleksi didalamnya.

Objek artikel jurnal ini adalah penerapan metode yang didasarkan pada pengalaman siswa sendiri. Walaupun saat ini sebagian besar yang terjadi di sekolah yaitu, ketika terjadi proses belajar mengajar, sebagian besar waktu mereka digunakan untuk memperhatikan materi yang disampaikan di kelas. Dengan penjabaran metode belajar ini tentu akan memberikan pencerahan dan menolong para guru dalam melaksanankan pembelajaran yang efektif di kelas.

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply