Wadah Menulis Mahasiswa

Pengembangan Aplikasi Sistem Deposit Library untuk Mahasiswa pada Perpustakaan Universitas Gunadarma dengan Berbasis Web

May 7th, 2013 | by | in Edukasi | No Comments

BAB 2

LANDASAN TEORI

 

 

2.1     Pengertian Internet

Banyak sebutan yang diberikan oleh para pengguna tentang pengertian dari Internet antara lain cyber, e-world, dunia maya dan sebagainya. Namun semua itu hanyalah istilah dan sebenarnya tidak ada definisi khusus mengenai Internet. Internet adalah sekumpulan komputer atau server-server yang saling terhubung satu sama lain melalui berbagai macam media (kabel, radio, satelit, dll). Komputer-komputer tersebut letaknya tersebar di seluruh belahan dunia sehingga memungkinkan terbentuknya suatu jaringan informasi global. Sekumpulan komputer di suatu tempat memiliki jenis dan karakteristik yang tidak sama dengan tempat-tempat lain, namun semuanya dihubungkan oleh suatu protokol standard yang sama yang disebut TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol).

TCP/IP ini dapat diumpamakan sebagai bahasa yang dimengerti oleh semua jenis komputer yang terhubung ke Internet. Tanpa mengikuti protokol standard ini, komputer kita tidak akan mampu berkomunikasi dengan komputerkomputer lain di Internet. Protokol TCP/IP ini memberikan suatu IP number (127.0.0.1) yang unik untuk tiap komputer yang terhubung ke Internet sehingga lalu lintas data di Internet dapat diatur. Untuk memudahkan kita mengingat mengingat maka dibuatlah IP address (localhost) sebagai representasi dari nomor IP.

 

2.2     Aplikasi Internet

Internet sebenarnya mengacu kepada istilah untuk menyebut sebuah jaringan, Bukanya suatu aplikasi tertentu. Karenanya, internet tidaklah memiliki manfaat apa-apa tanpa adanya aplikasi yang sesuai. Internet menyediakan beragam aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Setiap aplikasi berjalan diatas sebuah protocol tertentu. Istilah “Protokol” diinternet mengacu pada satu set aturan yang mengatur bagaimana sebuah aplikasi berkomunikasi dalam suatu jaringan. Sedangkan aplikasi yang berjalan diatas sebuah protocol disebut sebagai aplikasi client.

Saat ini terdapat banyak jenis protokol jaringan komputer yang salah satunya yang dikembangkan oleh DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), dalam pengembangan dari ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) dan juga digunakan oleh jaringan komputer berbasis system operasi UNIX yaitu protocol TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol) yang menjadi standar protokol yang digunakan pada jaringan internet, karena TCP/IP dikembangkan untuk dapat diterapkan di hampir segala jenis platform komputer, biasa dikenal dengan konsep open system.

 

 

 

2.2.1 WWW (World Wide Web)

Dewasa ini WWW atau yang sering disebut sebagai “web” saja adalah merupakan aplikasi internet yang paling popular. Demikian populernya hingga banyak orang yang keliru mengidentifikasikan web dengan Internet. Secara teknis web adalah sebuah system informasi dalam bentuk, teks, gambar, suara, dan lain-lain yang tersimpan dalam sebuah Internet webserver dipresentasikan dalam bentuk hypertext. Informasi di web dalam bentuk teks umumnya ditulis dalam format HTML (Hypertext Markup Language), informasi lainya disajikan dalam bentuk grafis (dalam format JPG, GIF, PNG), suara ( dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainya seperti MIDI, Shockwave, 3D world).

Web dapat diakses oleh perangkat lunak web client yang secara popular disebut browse. Browse membaca halaman-halaman web yang tersimpan dalam webserver melalui protocol yang disebut HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Sebagai dokumen hypertext, dokumen-dokumen di web dapat memiliki link (sambungan) dengan dokumen lain, baik yang tersimpan dalam webserver yang sama maupun webserver yang lainya. Link memudahkan para pengakses web berpindah dari satu halaman ke halaman lainya, dan berkelana dari satu server ke server lainnya. Kegiatan-kegiatan penelusuran halaman web ini biasa diistilahkan  sebagai browsing, ada juga yang menyebutnya sebagai surfing (berselancar).

Seiring dengan semakin berkembangnya jaringan internet diseluruh dunia, maka jumlah halaman web yang dapat diakses melalui internet telah mencapai angka miliaran. Untuk memudahkan penelusuran halaman web, terutama untuk menemukan halaman yang memuat topik-topik yang spesifik, maka para pengakses web dapat menggunakan search engine dilakukan berdasarkan kata kunci yang kemudian dicocokan oleh search engine dengan database.

 

2.3     Pengertian HTML (Hypertext Markup Language)

HTML merupakan bahasa standart yang dipergunakan untuk dokumen yang ada dalam WWW. Perbedaan yang lebih mendasar terhadap dokumendokumen lainnya yaitu: dokumen HTML biasa mengandung link atau hubungan kebagian lain dari sebuah dokumen atau kedokumen lain dari situs web.

Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. Untuk menyampaikan ide pada browser, HTML menggunakan apa yang dinamakan tag. Tag selalu ditulis diantara tanda lebih kecil dan tanda lebih besar (<tag>).

 

2.3.1    Tag-Tag Yang Terdapat Pada HTML

Contoh tag-tag pada HTML antara lain adalah :

<HTML>…</HTML>    :      Menandai akhir dan awal dokumen HTML.

<HEAD>…</HEAD>    :      Berisi berbagai informasi dokumen HTML.

<TITLE>…</TITLE>     :      Membuat judul, ditempatkan pada bagian HEAD.

<BODY>…</BODY>   :   Berisi semua format yang akan ditampilkan pada     browser.

<H1>…</H1>                 :       Membuat heading dengan level 1.

<LINK>…</LINK>       :       Dipergunakan untuk menghubungkan page dengan         objek lain.

<TR>…</TR>                 :       Membuat baris suatu tabel.

<BR>                               :      Membuat baris baru.

 

2.3.2    Struktur Dokumen HTML

Secara sederhana HTML terdiri dari dua buah bagian yaitu header dan body. Struktur HTML diapit oleh tag awal <HTML> dan tag akhir </HTML>. Standar penulisannya adalah :

<HTML>

<HEAD>

Dekripsi Dokumen

</HEAD>

<BODY>

Isi Dokumen

</BODY>

</HTML>

 

2.4     Mengenal PHP

PHP dikenal sebagai sebuah bahasa scripting yang menyatu dengan tag-tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti halnya Active Server Pages (ASP) atau JavaServer Pages (JSP).

Versi pertama PHP dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Versi pertama ini merupakan sekumpulan script PERL yang digunakan oleh Rasmus Lerdorf untuk membuat halaman web yang dinamis pada home page pribadinya. Rasmus menulis ulang script-script PERL tersebut menggunakan bahasa C, kemudian menambahkan fasilitas untuk Form HTML, koneksi MySQL dan meluncurlah PHP versi kedua yang diberi nama PHP/F1 pada tahun 1996.

PHP versi ketiga dirilis pertengahan 1997. Pada versi ini pembuatannya tidak lagi oleh Rasmus sendiri, tetapi juga melibatkan beberapa programmer lain yang antusias untuk mengembangkan PHP.

Versi terakhir PHP 4.0 dirilis bulan Oktober 2000. Perubahan mendasar pada PHP 4.0 adalah integrasi Zend Engine. Zend dibuat oleh Zeef Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP 3 sripting engine. Hal lain adalah build in HTTP session, tidak lagi menggunakan library tambahan seperti Pada PHP 3.

Konsep kerja PHP menurut dokumen resmi PHP adalah, PHP singkatan dari hypertext preprocessor. Ia merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan didalam server, ketika berkas PHP yang diminta didapatkan oleh web server, isinya segera dikirimkan ke mesin PHP dan mesin inilah yang memproses dan memberikan hasilnya (Berupa kode HTML) ke web server. Selanjutnya, web server menyampaikan ke klien.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mesin php

Permintaan HTTP

(Sesuatu.PHP)

 

 

 

 

 

                                   Klien                                 Tanggapan HTTP

 

Gambar 2.1 Skema php

 

2.5     Tipe Data, Variabel Dan Operator Pada PHP

Seperti pada beberapa bahasa pemerograman yang lain, PHP pun mempunyai tipe data, variable dan operator.

2.5.1    Tipe Data

PHP mengenal lima macam tipe data :

  1. Integer : Meliputi semua bilangan bulat, rangenya seperti tipe data   long pada bahasa C, yaitu antara antara -2.147.483.684 sampai +2.147.483.647 pada platform 32 bit.
  2. Floating Point    : Merepresentasikan bilangan pecahan atau   desimal. Range antara 1,7E308 sampai 1,7E+308.

 

  1. String     : Dinyatakan dengan mengapitnya    menggunakan tanda petik tunggal (‘ ‘) atau ganda (“ “).
  2. Array     : Data yang mengandung satu atau lebih data,dandapat di indeks berdasarkan numerik atau string.
  3. Object    : Data yang dapat berupa sebuah bilangan, variable atau bahkan sebuah fungsi.

2.5.2    Variabel

Variabel adalah sebuah tempat untuk menyimpan data yang nilainya dapat berubah-ubah. Penamaan variabel bersifat case sensitive artinya penggunaan huruf kecil dan huruf besar dibedakan. PHP memiliki variabel-variabel yang telah didefinisikan sebelumnya, variabel ini nilainya tergantung dari beberapa faktor, seperti jenis server, setting server, dan lain-lain.

2.5.3    Operator

Operator adalah simbol yang digunakan untuk memanipulasi data, seperti penambahan dan pengurangan pada operator aritmatika, Operator dikategorikan menjadi tujuh kategori yaitu :

  1. Operator aritmatika adalah operator yang berhubungan dengan fungsi matematika seperti penambahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian..
  2. Operator logika adalah operator yang membandingkan TRUE dan FALSE dengan operasinya antara lain or, and, not, xor, dan sebagainya.
  3. Operator Bitwise adalah operator yang membandingkan bilangan-bilangan binary .dengan operasinya antara lain and, or, xor, not, shift left, shift right dan lain sebagainya.
  4. Operator Pembanding adalah operator yang digunakan untuk melakukan pembandingan dua buah operand dan menghasilkan nilai benar atau salah. Biasanya digunakan pada struktur control program, seperti if, elseif, dimana dilakukan perbandingan antara dua nilai.
  5. Operator penugasan adalah operator yang digunakan untuk memberikan nilai ke suatu variable.
  6. Operator increment/decrement adalah operator untuk penambahan satu nilai dan operator untuk pengurangan satu nilai.
  7. Operator presedence adalah urutan atau level dari operator, dimana operator dengan level yang lebih tinggi akan dieksekusi lebih dulu.

2.5.4    Struktur Kontrol

Struktur control yang dimiliki bahasa PHP hampir sama dengan bahasa

pemrograman lain. Struktur control yang merupakan pengaturan aliran program,

berbentuk rangkaian perintah yang harus ditulis untuk memenuhi beberapa

keadaan, yaitu :

  1. Mengulang suatu perintah jika terpenuhinya suatu kondisi.
  2. Melanjutkan sebuah pernyataan bila kondisi terpenuhi.
  3. Memilih sebuah pilihan dari beberapa alternative bila kondisi terpenuhi.

Struktur control ada dua jenis yaitu :

  1. Struktur percabangan (Pengambilan keputusan)
  2. Struktur pengulangan (Looping)

 

 

2.5.4.1      Struktur Percabangan

Perintah percabangan adalah perintah yang memungkinkan pemilihan atas perintah yang akan dijalankan sesuai kondisi tertentu. Untuk struktur percabangan dalam PHP ada empat yaitu :

1.    IF

2.    IF…ELSE

3.    MULTIPLE ALTERNATIVES

4.    SWITCH

2.5.4.2      Struktur Pengulangan

Struktur pengulangan digunakan untuk mengulanga suatu pe-rintah. Bahasa PHP mengenal enam jenis pengulangan yaitu :

1.    FOR

2.    LOOP

3.    WHILE LOOP

4.    WHILE

5.    DO…WHILE

6.    FOREACH

 

2.5.5    Fungsi Dalam PHP

Fungsi adalah sekumpulan perintah operasi program yang dapat menerima argumen input dan dapat memberikan hasil output yang dapat berupa sebuah nilai ataupun sebuah hasil operasi. Fungsi dideklarasikan dengan statement function diikuti nama fungsi dan beberapa variabel input jika ada.

 

2.5.6    Array

Array merupakan salah satu fasilitas untuk menyimpan data secara berurutan. Dalam array data tersimpan dengan menggunakan indeks untuk memudahkan pencaharian kembali data tersebut. Array berbeda dengan variable. Array dapat mempunyai sejumlah nilai, sedangkan variable biasanya hanya mempunyai sebuah nilai saja.

 

2.6      Pengenalan MySQL

MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database, yaitu SQL (Structured Query Language).

MySQL dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembang software dan konsultan database bernama MySQL AB yang bertempat di Swedia. Awalnya Michael Widenius, pengembang satu-satunya di TcX DataKonsult AB (sebelum perusahaan itu berubah nama menjadi MySQL AB) memiliki sebuah aplikasi UNIREG dan rutin ISAM buatannya sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL yang cocok untuk diimplementasikan kedalamnya.

Mula-mula ia memakai miniSQL (mSQL) pada eksperimennya, namun mySQL dirasa kurang sesuai, karena terlalu lambat dalam pemrosesan query. Akhirnya Michael Widenius mencoba membuat sendiri mesin SQL yang memiliki antarmuka mirip dengan SQL, tetapi dengan kemampuan yang lebih sesuai, dan lahirlah MySQL. Dengan menggunakan MySQL , proses akses database lebih user-fiendly atau sangat mudah digunakan.

 

2.6.1    Keistimewaan MySQL

Sebagai database server yang memiliki konsep database modern, MySQL memiliki banyak keistimewaan, diantaranya adalah :

  1. 1.     Portability

Dapat berjalan stabil pada berbagai sistem ialah windows, linux, solaris, dan sebagainya.

  1. 2.     Multiuser

Dapat digunakan oleh beberapa user dalam satu waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.

  1. 3.     Performance Tunning

Memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.

  1. 4.    Column Types

MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed/unsigned integer, float, double, char, varchar, text, blob, date, time, datetime, timestamp, year, set dan enum.

5. Command dan Functions

MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah SELECT dan WHERE dalam query.

 

6. Security

Memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.

7. Scalability dan Limits

Mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu, batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.

8.  Connectivity

MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protocol TCP/IP, Unix socket (Unix), atau Named Pipes (NT).

9. Localisation

Dapat mendeteksi pesan kesalahan (error code) pada client dengan menggunakan lebih dari 20 bahasa.

10. Interface

Memiliki interface terhadap aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).

11.  Clients dan Tools

Dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.

 

 

 

12.  Struktur Tabel

MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan dengan database lainnya seperti PostgreSQL ataupun Oracle.

2.6.2    Perintah Dasar MySQL

Bahasa MySQL memiliki struktur yang mudah dipahami, karena menggunakan perintah dalam bahasa Inggris. Beberapa perintah dasar dalam MySQL yang perlu diketahui adalah :

  1. 1.    Create database (untuk membuat database baru).

Contoh : create database coba;

  1. 2.    Use (untuk memilih suatu database agar database tersebut aktif).

Contoh : use coba;

  1. 3.    Create table ( untuk membuat sebuah tabel).

Contoh : create table coba_1 (nama char(20) npm char(8) alamat char(10));

  1. 4.    Insert (untuk memasukkan data kedalam tabel).

Contoh : insert into coba_1 (‘Bambang’,50400233,’Jakarta’);

  1. 5.    Select (untuk melihat data yang ada dalam database).

Contoh : select * from coba_1;

  1. 6.    Distinc (untuk menghindari pengulangan data pada kolom yang diinginkan).

Contoh : select distinc nama from coba_1;

  1. 7.    Limit (untuk membatasi data yang akan ditampilkan).

Contoh : select * from coba_1 limit 0,3;

  1. 8.    Order by (digunakan untuk mengurutkan data).

Contoh : select nama from coba_1 order by npm desc;

  1. 9.    Where (untuk menampilkan datadengan kondisi tertentu).

Contoh : select * from coba_1 where nama=’Bambang’;

  1. 10.     Between (untuk memberikan batas data pada suatu kolom dalam tabel).

Contoh : select nama from coba_1 where npm between 233 and 244;

  1. 11.     Like (untuk mencari data dengan kriteria tertentu).

Contoh : select nama, alamat from coba_1 where alamat like ‘b%’;

  1. 12.     Drop (untuk menghapus tabel, indeks, dan fungsi).

Contoh : drop table coba_1;

  1. 13.     Update (untuk mengubah suatu data).

Contoh : update coba_1 set alamat=’Jakarta’ where npm=50400233;

  1. 14.     Delete (untuk menghapus suatu data).

Contoh : delete from coba_1 where nama=’Bambang’;

  1. 15.     Alter (untuk memodifikasi struktur tabel).

Contoh : alter table coba_1 add id varchar(2) not null first;

  1. 16.     Rename (untuk mengubah atau mengganti nama tabel).

Contoh : alter table coba_1 rename data_1;

2.6.3    Fungsi Dalam MySQL

Beberapa fungsi yang terdapat dalam MySQL yang perlu diketahui adalah sebagai berikut :

1) Fungsi Agregate.

a) Fungsi SUM( )         : Untuk menghitung jumlah nilai pada suatu kolom. b) Fungsi AVG( )        : Untuk menghitung nilai rata-rata.

c) Fungsi MAX( )        : Untuk mencari nilai maksimal pada suatu kolom.

d) Fungsi MIN( )         : Untuk mencari nilai minimum pada suatu kolom.

e) Fungsi COUNT( )   : Untuk menghitung jumlah baris pada suatu kolom.

f) Fungsi GROUP BY : Untuk mengelompokkan data.

2) Fungsi dalam Select.

a) Non Tipe           :     Fungsi ini tidak memiliki tipe khusus dan   memiliki beberapa operator.

b) String              :      Menghasilkan nilai NULL apabila panjang hasil   akhir melebihi parameter, dan memiliki banyak operator.

c) Numerik           :      Untuk menghitung operasi aritmatika.

d) Date dan Time :      Untuk memasukkan tanggal dan waktu.

2.7 Struktur Navigasi

Menentukan struktur navigasi merupakan hal yang sebaiknya dilakukan sebelum membuat suatu aplikasi multimedia. Ada 4 macam bentuk dasar dari struktur navigasi yang biasa digunakan didalam proses pembuatan aplikasi multimedia yaitu:

  1. Linear, merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita berurut. Struktur ini menampilkan 1 demi 1 tampilan layar secara berurut   menurut aturannya.

 

 

 

 

Gambar 2.2 Stuktur Navigasi Linear

  1. Hirarki, sering disebut struktur navigasi bercabang, merupakan suatu   struktur yang mengandalkan percabangan untuk data atau gambar pada layar dengan kriteria tertentu. Tampilan pada menu utama disebut dengan Master Page (halaman utama), halaman tersebut mempunyai halaman percabangan yang disebut Slave Page (halaman pendukung) dan jika dipilih menjadi halaman utama kedua, begitu seterusnya.

 

 

 

 

Gambar 2.3 Struktur Navigasi Hirarki

 

  1. Non Linear, merupakan percabangan dari struktur navigasi linear, hanya saja pada struktur ini diperkenankan untuk membuat percabangan. Percabangan pada struktur non linear berbeda dengan percabangan struktur navigasi hirarki, pada struktur ini kedudukan semua page sama sehingga tidak dikenal adanya Master atau Slave Page.

 

 

Gambar 2.4 Struktur navigasi Non Linear

 

 

  1. Campuran, merupakan gabungan dari struktur sebelumnya dan disebut juga struktur navigasi bebas, maksudnya adalah jika suatu tampilan membutuhkan percabangan maka dibuat percabangan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Gambar 2.5 Struktur navigasi Campuran

2.8  UML (Unified Modelling Language)

Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah “bahasa” yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem.

Dengan menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun. Tetapi karena UML juga menggunakan class dan operation dalam konsep dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasabahasa berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.NET. Walaupun demikian, UML tetap dapat digunakan untuk modeling aplikasi prosedural dalam VB atau C.

Adapun penggunaan UML tersebut sebagai berikut :

2.8.1 Use Case Diagram

Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang  ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. Sebuah          use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dan sebagainya. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem  untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.

 

Contoh use case diagram :

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.6Use case Diagram

2.8.2 Class Diagram

Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah  objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi).

 

 

 

 

 

Contoh Class Diagam :

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.7Class Diagam

2.8.3 Sequence Diagram

Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).

Contoh Sequence Diagram

 

 

 

Gambar 2.8Sequence Diagam

untuk bab selanjutnya akan di upload oleh Indri mariska dan Yunitasari dengan alamat website :

http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2013/05/05/pengembangan-aplikasi-sistem-deposit-library-untuk-mahasiswa-pada-perpustakaan-universitas-gunadarma-dengan-berbasis-web/

http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2013/05/07/proposal-pengembangan-sistem-yunitasari-41sib/babiii-yunitasari/

 

NAMA KELOMPOK :

1. Frederikus Dwi Putra

2. Indri Mariska

3. Khaerul Umam

4. Melinda Afriyanti

5. Wellya Rahmawanti

6. Widy Riantoko

7. Yunitasari

41 – SIB

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply