Wadah Menulis Mahasiswa

Journal Review : Pendekatan Integratif Atas Penilaian Kualitas E-Commerce

May 14th, 2013 | by | in Review Jurnal | No Comments

Rachmat Setiabudi, 42 MMSi 1
Journal Review : Pendekatan Integratif Atas Penilaian Kualitas E-Commerce
Penulis : Stuart J. Barnes dan Richard T. Vidgen (2002)
Abstrak

WebQual adalah metode untuk menilai kualitas situs web. Metode ini telah dikembangkan melalui aplikasi dalam berbagai domain, termasuk toko buku internet dan situs lelang internet. WebQual mengacu pada pekerjaan sebelumnya di tiga bidang: Situs kegunaan, kualitas informasi, dan interaksi layanan kualitas untuk menyediakan kerangka kerja bulat untuk menilai penawaran e-commerce.

Meskipun WebQual didasarkan pada tayangan subjektif dari pengguna situs Web, data yang dikumpulkan cocok untuk analisis kuantitatif dan produksi metrik e-commerce seperti Indeks WebQual. Reliabilitas instrumen yang diperiksa dan konstruksi inti Kualitas web situs diidentifikasi menggunakan analisis faktor. Peran WebQual dalam menilai sebuah organisasi e-commerce.

Pendahuluan

Dalam perkembangannya informasi dan berita dalam bentuk apapun mulai dari hiburan, perekonomian, politik, pendidikan, kebudayaan, bencana alam ataupun hal lain yang areanya mencakup global dapat ditelusuri dengan menggunakan internet. Pada masa yang modern seperti ini, internet memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Segala bentuk informasi yang sifatnya tidak terbatas bisa didapatkan melalui internet. Pengguna internet dapat mencari informasi, bertukar pesan data dan lain sebagainya hanya dalam hitungan detik. Kehadiran internet dengan segala kemudahaannya menjadikan masyarakat meninggalkan media informasi lainnya.

Kebutuhan informasi yang tinggi membawa masyarakat pada harapan media yang cepat dalam menyajikan informasi sehingga masyarakat dengan mudah mengambil sebuah keputusan apabila terkait dengan kepentingannya dan mempermudah memetakan permasalahan yang sedang berkembang. Dalam Arif(2007) hal ini menjadikan masyarakat atau orang yang berkepentingan cepat tanggap terhadap permasalahan yang sedang terjadi. Internet telah menyediakan dan memunculkan e-paper, ebook, portal, dan kecanggihan gadget, sehingga pengguna tidak mengalami kesulitan untuk mencari informasi dan menjadikan internet sebagai media pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan informasi.

Tantangan utama untuk e-commerce adalah untuk memahami kebutuhan pelanggan dan mengembangkannya.Dan sesuai dengan kebutuhan akan kehadiran Web pada pekerjaan. Sebuah organisasi atau perkantoran dengan situs web yang sulit digunakan atau berinteraksi akan memproyeksikan citra buruk di internet karena kualitas web tersebut.

Dalam hal ini faktor pengguna memegang peran penting terhadap penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi seiring dengan berkembangnya teknologi yang sangat pesat. Manfaat dan tujuan dari penggunaan sebuah fitur teknologi tentunya ingin mendapatkan sebuah informasi atau data yang akurat, lengkap dan terkini, penampilan data yang cepat, dan dapat membantu dengan cepat dalam mengambil sebuah keputusan dari informasi yang diperoleh sesuai keperluan dan kebutuhan pengguna.. Keterlibatan pengguna dalam pemanfaatan teknologi sistem informasi sangat menentukan akan keberhasilan sebuah kualitas sistem dan informasi yang diproduksinya.

Kualitas informasi yang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan pengguna, akan menumbuhkan suatu tingkat kepuasan bagi pengguna itu sendiri. Hal ini dituangkan dalam model kesukseskan suatu sistem teknologi informasi Mclean dan De lone pada jagiyanto (2008). Pada dasarnya, dalam Supranto (1997) definisi kepuasan atau ketidakpuasan pengguna merupakan perbedaan antara harapan dan kinerja yang dirasakan. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba mengukur seberapa jauh tingkat kepuasan pengguna didasarkan pada indicator kualitas web.

Kualitas web akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan penggunanya itu sendiri. Semakin tinggi kualitas suatu web, maka akan semakin banyak pengguna yang mengakses web tersebut. Hal ini sesuai dengan penelitian Tarigan ( 2008 ) Barnes dan Vidgen (2001) dengan menggunakan konsep metode pengukuran suatu website mengunakan metode webqual dengan indikator kualitas informasi web, kualitas desain web serta kualitas penggunaan pada e – library menghasilkan bahwa kualitas informasi web, kualitas desain web serta kualitas penggunaan mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna. Penelitian Tarigan ( 2008 ) mengenai e-library dengan metode webqual juga menyatakan bahwa suatu website dalam lingkungan akademis akan sangat berpengaruh terhadap kepuasan pengguna apabila faktor – faktor yang terdapat pada webqual atau kualitas website utamanya kualitas penggunaan memiliki kualitas yang baik.

Konsep Kualitas Web atau Webqual
WebQual merupakan salah satu metode atau teknik pengukuran kualitas website berdasarkan persepsi pengguna terakhir. Metode ini merupakan pengembangan dari ServQual Zeithaml yang banyak digunakan sebelum pada pengukuran kualitas jasa. WebQual sudah dikembangkan sejak tahun 1998 dan telah mengalami beberapa literasi dalam penyusunan dimensi item – item pertanyaan. WebQual sendiri disusun berdasarkan 3 dimensi yang membentuk kualitas desain yaitu :

1. Kualitas informasi website ( web information quality )

2. Kualitas desain web ( site design quality )

3. Kualitas Penggunaan ( usability quality )

Metode

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksplanasi dan dengan menggunakan pendekatan survey. Metode eksplanasi menjelaskan suatu generalisasi sampel terhadap populasinya atau menjelaskan hubungan, perbedaan atau pengaruh suatu variabel dengan variable lainnya. Karena itu penelitian eksplanasi menggunakan sampel dan hipotesis.

Untuk menguji hipotesis digunakan statistik inferensial. Penelitian eksplanasi memiliki kredibilitas untuk mengukur, menguji hubungan sebab akibat dari dua atau beberapa variabel dengan menggunakan analisis statistik inferensial itu (Bungin, 2005:48). Tipe penelitian ini dipilih karena peneliti ingin mengukur hubungan dan pengaruh variabel yang satu dengan variabel yang lain. Format eksplanasi menurut Bungin, Burhan (2001: 51) bertujuan untuk “menggambarkan suatu generalisasi atau menjelaskan hubungan satu variabel dengan variabel yang lain.”

Hasil dan Pembahasan

Kualitas web akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kepuasan penggunanya itu sendiri. Semakin tinggi kualitas suatu web, maka akan semakin banyak pengguna yang mengakses web tersebut. Hal ini sesuai dengan penelitian Tarigan ( 2008 ) Barnes dan Vidgen (2001) dengan menggunakan konsep metode pengukuran suatu website mengunakan metode webqual dengan indikator kualitas informasi web, kualitas desain web serta kualitas penggunaan pada e – library
menghasilkan bahwa kualitas informasi web, kualitas desain web serta kualitas penggunaan mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna.

Daftar Pustaka

1. Stuart J. Barnes and Richard T. Vidgen (2002) AN INTEGRATIVE APPROACH TO THE ASSESSMENT OF E-COMMERCE QUALITY
2. Umar, Husein. 2000. Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta, Gramedia

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply