Wadah Menulis Mahasiswa

Peran E-commerce dalam meningkatkan bisnis

May 14th, 2013 | by | in Berita, Review Jurnal | No Comments

Peran E-Commerce Dalam Meningkatkan Bisnis

Abstrak

Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission),Secara umum E-Commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik.[1]E-commerce digunakan sebagai transaksi bisnis antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, antara perusahaan dengan pelanggan (customer), atau antara perusahaan dengan institusi yang bergerak dalam pelayanan public.[1]

  1. Pendahuluan

Electronic Commerce atau E-Commerce berperan penting dalam meningkatkan dan mengembangkan suatu perushaan. Dengan adanya E-Commerce dapat meningkatkan dan mendukung manajemen pemasaran perusahaan guna mencapai target yang ditentukan.

E-Commerce merupakan penerapan bisnis melalui pelayanan online karena jika perusahaan ingin cepat berkembang harus mengikuti arus globalisasi seperti yang dikatakan oleh Bill Gate bahwa perusahaan dalam berkompetensi pada era digital bukan sekedar pada produk dan jasa melainkan model bisnis perusahaan. Mengikuti alur trend yang sedang berkembang dan berpotensi.[1]Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011. Dari penelitian tersebut dapat dilihat bahwa E-Commerce memiliki pengaruh yang besar bagi peningkatan proses penjualan dan proses bisnis suatu perusahaan. Dengan E-Commerce juga dapat menjadikan pelanggan lebih leluasa karena dapat melihat segala aktifitas yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk memasarkan produknya. Pemasaran terbentuk karena adanya asset yang unik sehingga menjadi sebuah jaringan pemasaran yang terdiri dari perusahaan dan pemercaya (stake holder) pendukung, karyawan, pemasok, distribusi, pengecer, agen periklanan dan sebagainya seiring dengan langkah perusahaan membangun hubungan timbal balik yang saling menguntungkan. Dan disini

Dan disini e-commerce berperan sebagai sarana pemasaran untuk menyampaikam informasi demi mencapai tujuan. [1]

  1. Tinjauan Pustaka

Definisi e-commerce

menurut Kalakota dan Whinston (1997) mendefinisikan e-Commerce dari beberapa perspektif berikut :

1. Perspektif Komunikasi : e-Commerce merupakan pengiriman indormasi, produk/layanan, atau pembayaran melalui lini telepon, jaringan computer atau sarana eletronik lainnya.

2. Perspektif Proses Bisnis : e-Commerce merupakan aplikasi teknologi menuju otomisasi transaksi dan aliran kerja perusahaan.

3. Perspektif Layanan: e-Commerce merupakan salah satu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen dan manajemen dalam memangkas service cost ketika meningkatkan mutu barang dan kecepatan pelayanan.

4. Perspektif Online: e-Commerce berkaitan dengan kapasitas jual beli produk dan informasi di internet dan jasa online lainnya.[2]

Onno W. Purbo dan Aang Wahyudi yang mengutip pendapatnya David Baum, menyebutkan bahwa: “e-commerce is a dynamic set of technologies, aplications, and business procces that link enterprises, consumers, and communities through electronic transaction and the electronic exchange of goods, services, and information”. Bahwa e-commerce merupakan suatu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik. E-commerce digunakan sebagai transaksi bisnis antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, antara perusahaan dengan pelanggan (customer), atau antara perusahaan dengan institusi yang bergerak dalam pelayanan public.[1]

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Metodologi Penelitian

Dalam review jurnal ini, penulis merujuk pada empat jurnal yang berkaitan dengan peran e-commerce dan penerapannya. Berikut tabel referensinya :

Peneliti Penerbit Judul Metodologi
Puspa Rani

Diana Rahmawati

jurnal pendidikan akuntansi indonesia

vol. vi. no. 2 – tahun 2008

analisis penerapan e-business studi kasus pada PT. sinar mas agro resources and technology (smart), tbk Metodologi analisis, studi kasus pada PT. sinar mas agro resources and technology (smart), tbk
 

Saiful Ahmadi

 

Amikom.ac.id

 

Strategi meningkatkan persaingan bisnis perusahaan dengan penerapan e-commerce

 

Metodologi analisis dan kajian teoritis

 

Awaludin Abid

 

Amikom.ac.id

 

Penggunaan E-Commerce Guna Meningkatkan Bisnis

 

Metodologi analisis dan kajian teoritis

 

 

Erni Widajanti

 

Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 7, No. 1, April 2007 : 8 – 19

Mencapai keunggulan kompetitif dengan berfokus

Pada kepuasan pelanggan

 

Metodologi analisis dan kajian teoritis

 

  1. Hasil dan Pembahasan

Dari beberapa penelitian didapatkan hasil sebagai berikut ;

  1. Penelitian Puspa Rani , Diana Rahmawati dengan Metodologi analisis, studi kasus pada PT. sinar mas agro resources and technology (smart), tbk  bahwa menerapkan teknologi informasi jaringan dan komunikasi akan sangat memberikan dampak positif. Namun, bagi perusahan menengah, terlebih bagi perusahaan kecil, penerapan teknologi mutakhir seperti ini cenderung akan mengakibatkan kerugian financial yang cukup besar. Hal ini dikarenakan biaya yang dikeluarkan  untuk pembuatan dan operasional teknologi ini sangat besar. Sedangkan hasil yang diperoleh belum tentu dapat menutupi biaya tersebut, apalagi diharapkan dapat memberikan laba bagi perusahaan.
  2. Penelitian Saiful Ahmadi dengan menggunakan Metodologi analisis dan kajian teoritis menyimpulkan bahwa Faktor trust merupakan salah satu faktor kritis dalam e-Commerce, terutama menyangkut competence trust dan goodwill trust. Transaksi melalui internet tidak bisa jalan tanpa adanya faktor kepercayaan. Apalagi pihak-pihak yang terlibat belum tentu bisa bertatap muka secara langsung. Faktor kepercayaan ini sangat sukar dibangun, namun sangat mudah sekali dirusak. Oleh karena itu dibutuhkan tiga faktor utama dalam rangka membangun dan mempertahankan trust, yaitu kepuasan pelanggan, reputasi dan itikad baik pemasok, serta pengakuan dari pihak ketiga.
  3. Penelitian Awaludin Abid dengan menggunakan metodologi analisis dan kajian teoritis menyimpulkan bahwa E-Commerce dapat digunakan untuk menunjang peningkatan proses bisnis dari perusahaan. Terlebih di Indonesia pengguna internet sudah cukup banyak sehingga peluang untuk berbisnis lebih besar.
  4. Penelitian Erni Widajanti dengan menggunakan metodologi analisis dan kajian teoritis menyimpulkan bahwa Dalam usaha mencapai keunggulan kompetitif dengan berfokus pada

kepuasan pelanggan merupakan bagian dari kebijakan perusahaan untuk menciptakan hubungan yang erat dengan pelanggan. Kemudian hal ini harus ditanamkan pada setiap individu anggota perusahaan untuk memiliki keinginan melayani pelanggan dengan lebih baik. Karena langkah ini bisa memberikan kepuasan pelanggan sehingga keinginan dan kebutuhan mereka terpenuhi dan pelanggan yang puas akan bersikap loyal terhadap perusahaan.

  1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil dari beberapa peneliti sebelumnya yang telah penulis jabarkan di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa e-commerce dapat menunjang peningkatan proses bisnis perusahaan. Dalam meningkatkan bisnis di perlukan hubungan yang baik antara perusahaan dengan pelanggan. Untuk membangun relasi yang baik tersebut perusahaan harus memberikan layanan dan kepuasan terhadap pelanggan.

Daftar Pustaka :

[1] Awaludin Abid:  Penggunaan E-Commerce Guna Meningkatkan Bisnis

[2] Saiful Ahmadi : Strategi meningkatkan persaingan bisnis perusahaan dengan penerapan e-commerce

[3]  Puspa Rani,Diana Rahmawati : analisis penerapan e-business studi kasus pada PT. sinar mas agro resources and technology (smart), tbk

[4] Erni Widajanti: Mencapai keunggulan kompetitif dengan berfokus Pada kepuasan pelanggan

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply