Wadah Menulis Mahasiswa

Penerapan Penggunaan Sistem Informasi serta Matriks Komponen Sistem Informasi pada Shuttle Expres

May 16th, 2013 | by | in Manajemen, Review Jurnal | No Comments

I. PENDAHULUAN

 

1.1 LATAR BELAKANG

Dunia internet telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat. Internet dengan ribuan database dan jaringan komputer yang saling terhubung telah menjadi standar teknologi yang bebas halangan antara ruang dan waktu, dimana tiap orang dari masing – masing penjuru dunia dapat saling terhubung. Mengenai pertumbuhan jumlah pengguna internet di Indonesia, Bank Dunia merilis hasil riset yang menunjukkan data mengenai pengguna Internet di Indonesia dalam bentuk persentase populasi dengan akses Internet per 100 penduduk dari tahun 1990 sampai dengan tahun 2011.

Capture

Gambar 1. Pengguna Internet di Indonesia dalam bentuk persentase populasi orang-orang

dengan akses Internet per 100 penduduk

Kegiatan operasional dalam sebuah perusahaan tidak hanya melibatkan jaringan internet saja, tetapi sebuah perusahaan yang telah menerapkan teknologi informasi secara menyeluruh umumnya telah membangun jaringan intranet dan ekstranet yang sangat baik. Dengan demikian ketiga jaringan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempermudah komunikasi para stakeholder perusahaan dengan perusahaan itu sendiri.

II. DESKRIPSI PERUSAHAAN

2.1 TENTANG SHUTTLE EXPRESS

Shuttle Express adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa transportasi di  Amerika Serikat.  Didirikan pada tahun 1987, menyediakan layanan antar jemput dengan tujuan yang diinginkan pelanggan dan menyediakan akses pelayanan pemesanan secara online melalui internet dengan alamat website www.shuttleexpress.com atau langsung menghubungi nomor kontak yang telah disediakan. Berbagai jenis mobil dapat dipilih oleh pelanggan mulai dari sedan hingga limousine dan berbagai paket trip serta diskon dan kemudahan/kenyamanan lainnya. Shuttle express telah melakukan komputerisasi pada sistim reservasi dan van dispatch dengan lancar hanya dalam waktu 6 bulan.  Salah satu kunci keberhasilan proses pengembangan sistem tersebut adalah bahwa  shuttle express melibatkan seluruh  pengguna dan pihak terkait (stakeholder).

Sekitar dua tahun yang lalu sistim informasi yang digunakan oleh shuttle express adalah secara manual dengan menggunakan papan tulis dan magnet untuk memasukkan data pelanggan dan lokasi kendaraan dalam setiap rute serta output/produk informasi berupa dokumen (paper based).  Shuttle express kemudian mengganti sistim manual tersebut dengan sistim komputer dengan menggunakan Microsoft Access Database Management Package yang dihubungkan dalam network menggunakan Windows NT operating system. Output/produk informasi yang dihasilkan berupa data entry display (paperless).

Pada sistim reservasi digunakan 12 NEC 48 – based PCs networked ke peralatan digital Alpha AXP server yang memiliki 128M bytes RAM dan empat 1,2 G-bytes hard disks.  Masih tersedia empat buah NEC 486 PCs yang dapat digunakan untuk sistim reservasi pada saat sangat sibuk.

III.PEMBAHASAN

3.1 IDENTIFIKASI SISTIM INFORMASI PADA SHUTTLE EXPRESS

Sistim informasi pada perusahaan jasa transportasi shuttle express digambarkan dalam matrix komponen sistim informasi.

  1. Hardware dan Netware 

Untuk hardware mesin digunakan workstation 486 PC NEC, digital alpha server, magnetic disc drive dan printer.  Netware yang digunakan adalah jaringan LAN, kertas bill, dan dokumen.  Input, pemrosesan, output, penyimpanan dan kendali dilakukan oleh operator/agen reservasi, supervisor (specialist), sopir, pegawai dan manajer.

  1. Software

Software yang digunakan adalah program windows NT operating system, program reservasi, program dispatch, DBMS Access, program monitoring informasi dan keamanan. Prosedurnya pertama adalah pemasukan data, transaksi reservasi (fare/bill, jadwal trip, confirmation number dan informasi di layar), dispatch, penggunaan dan distribusi output, prosedur backup,  dan prosedur koreksi

  1. Sumber Daya Manusia

Pada Shuttle express, sumberdaya manusia adalah yang menggunakan dan menjalankan sistim informasi terdiri atas users dan spesialis.  Users adalah semua orang yang menggunakan sistim informasi tersebut yaitu pegawai reservasi, pelanggan, sopir dan manajer sedangkan spesialis yaitu supervisor dan operator adalah orang-orang  yang mempunyai keahlian dalam menggunakan sistim tersebut.  Untuk input, pemrosesan dan output dilakukan oleh pegawai reservasi, pelanggan, dispatcher, sopir dan manajer tanpa melibatkan spesialis.  Pada aktivitas penyimpanan dan kendali maka spesialis terlibat.

  1. Sumberdaya data

Data yang digunakanadalah data van, sopir, data pelanggan, waktu/jadwal dan lokasi trip serta data reservasi.

  1. Produk Informasi

Produk informasi yang dihasilkan berupa data entry display, status display, bill/tagihan, konfirmasi jadwal, jadwal trip di pager, informasi di layar serta audio signal.

MATRIKS KOMPONEN SISTEM INFORMASI DI SHUTTLE EXPRESS

Aktivitas SI

Sumberdaya Hardware dan Netware

Sumberdaya Software

Sumberdaya manusia

Sumberdaya Data

Produk informasi

Mesin

Media

Program

Prosedur

Spesialis

Pengguna

Input

 

Workstation PC NEC  

 

Jaringan LAN

Windows NT

Program reservasi

 

Pemasukan data

   

Pegawai reservasi

Pelanggan

 

Data van, sopir, data pelanggan, lokasi trip, data reservasi

 

Data entry display

Pemrosesan

 

Digital Alpha Server Jaringan LAN  

 

Windows NT

Program reservasi

Program Dispatch

Transaksi reservasi dan dispatch     Data van, sopir, data pelanggan, lokasi trip, data reservasi Status display
Workstation PC NEC

Prosesor komunikasi

Output

 

Workstation  PC NEC

Pager

Printer

Kertas bill

Kertas laporan

Program reservasi

Program dispatch

Penggunaan dan distribusi output   Pegawai reservasi, dispatcher, pelanggan, sopir manajer Data van, sopir, data pelanggan, lokasi trip, data reservasi  
Windows NT
Penyimpanan Magnetik disc drive HDD 4 x 1,2 GB DBMS ACCESS

Windows NT

Prosedur backup Supervisor operator pegawai Data van, sopir, data pelanggan, lokasi trip, data reservasi  
 

Kendali

Server, pager Kertas dokumen

Laporan pengendalian

Program monitoring informasi, program monitoring keamanan Prosedur koreksi Supervisor operator Pegawai, sopir pelanggan

Manajer

Data van, sopir, data pelanggan, lokasi trip, data reservasi Bill, konfirmasi jadwal, jadwal trip di pager informasi di layar

Audio signal

Workstation PC NEC

IV. PENUTUP

 

4.1 KESIMPULAN

Dari beberapa penjabaran yang telah dilakukan di atas terhadap perusahaan Shuttle Express maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan sistem informasi dapat dilakukan di beberapa sektor, mulai dari top management hingga pegawai yang terendah. Oleh karena itu pemanfaatan sistem informasi ini sangat berdampak yang signifikan bagi perusahaan, konsumen maupun stakeholder.

Dari beberapa identifikasi yang telah dilakukan terhadap masing- masing sistem informasi yang ada di perusahaan maka dapat dilakukan pembagian tugas dan fungsi masing- masing yang lebih mudah. Hal ini dapat dikelompokan berdasarkan sumberdaya dan aktifitasnya.

 

4.2 SARAN

Walaupun semua penggunaan sistem informasi ini memiliki manfaat yang signifikan terhadap perusahaan, kami memiliki beberapa saran yang dapat digunakan dalam pengembangan maupun perbaikan bagi perusahaan, antara lain :

  • Tetap dilakukan perbaikan mengenai update software untuk mengetahui perkembangan yang ada.
  • Lakukan security system agar tidak terjadi gangguan terhadap penggunaan software dan jalannya bisnis.
  • Lakukan perawatan berkala khususnya terhadap backup system sehingga perlindungan tetap ada bila terjadi kegagalan sistem.
  • Tetap lakukan analisis yang mendalam walaupun Decision Support System telah membantu perusahaan dalam mengambil keputusan.

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Leave a Reply