Wadah Menulis Mahasiswa

Kilas Sejarah Konvergensi Standar Akuntansi Internasional

January 7th, 2015 | by | in Akuntansi | No Comments

Konvergensi standar akuntansi internasional bukanlah ide baru. Konsep konvergensi pertama kali muncul pada tahun 1950-an dalam menanggapi posting Perang Dunia II integrasi ekonomi dan peningkatan terkait dalam arus modal lintas-perbatasan. Upaya awal berfokus pada harmonisasi—mengurangi perbedaan antara prinsip akuntansi yang digunakan dalam pasar modal utama di seluruh dunia. Pada 1990-an, konsep harmonisasi digantikan oleh konsep konvergensi— pengembangan satu set terpadu berkualitas tinggi, standar akuntansi internasional yang setidaknya akan digunakan di semua pasar modal utama.

Komite Standar Akuntansi Internasional, dibentuk pada tahun 1973, adalah badan internasional penetapan standar yang pertama. Komiter tersebut dirombak pada tahun 2001 dan menjadi penentu standar internasional yang independen, Dewan Standar Akuntansi Internasional (IASB). Sejak saat itu, penggunaan standar internasional telah berkembang. Sampai dengan 2013, Uni Eropa dan lebih dari 100 negara lainnya baik memerlukan atau mengizinkan penggunaan standar akuntansi keuangan (SAK) yang dikeluarkan oleh IASB atau varian lokal mereka.

FASB dan IASB telah bekerja sama sejak tahun 2002 untuk meningkatkan dan menkovergen prinsip akuntansi AS yang berlaku umum (GAAP) dan SAK. Sampai dengan 2013, Jepang dan China juga bekerja untuk mengkovergen standar mereka dengan SAK. Komisi Pertukaran Sekuritas telah mendukung secara konsisten konvergensi standar akuntansi global. Namun, Komisi belum memutuskan apakah akan menggabungkan Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) ke dalam sistem pelaporan keuangan AS. Staf Komisi mengeluarkan laporan akhir mengenai masalah ini pada Juli 2012 tanpa membuat rekomendasi.

(Disadur dari FASB, 2014)

Tags: , , , ,

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Website : http://pasca.gunadarma.ac.id/pasca

Leave a Reply