Wadah Menulis Mahasiswa

Urgensi Sistem Informasi Manajemen Proyek

November 10th, 2015 | by | in Berita, Headline, ICT, Manajemen | No Comments

Ketika melihat presentasi teman-teman di salah satu kementerian tentang Project Management Information System (PMIS), terbayang kembali pengalaman sendiri ketika terlibat dalam pelaksanaan proyek serupa satu dekade yang lalu.

20151109_204949 Begitu banyak kegiatan yang harus dilaksanakan dengan alokasi dana dan dan jadwal pelaksanaan yang dirancang sedemikian rupa dengan harapan jika semuanya itu dilaksanakan, tujuan dan kinerja proyek dapat tercapai. Kinerja proyeknya pun tidak sekedar pencapaian realisasi anggaran atau prestasi kemajuan fisik dari semua tahapan kegiatan semata. Dampak proyek terhadap kinerja institusi yang memiliki atau mengelola proyek pun harus tercapai.

Penetapan sasaran dan kinerja proyek pun makin rumit jika masuk berbagai kepentingan yang direpresentasikan sebagai pemangku kepentingan. Misalnya, sumber pendanaan proyek berasal dari luar institusi yang selalu mereview usulan kegiatan beserta rincian anggarannya, termasuk penetapan output dan outcome dari proyek. Kesulitan proyek pun sudah dimulai dari pengajuan usulan atau proyek yang meskipun akhirnya disetujui tentunya sudah mengalami perbaikan atau penyempurnaan yang setidak-tidaknya sudah memenuhi semua kepentingan dan ekspektasi dari semua pemangku kepentingan.

Keinginan dan harapan dari semua pemangku kepentingan dalam prakteknya tentu diperlulan pasokan informasi tentang pelaksanaan proyek mulai dari awal sampai proyek. Bahkan evaluasi terhadap proyek pun bisa dilakukan setelah proyek berakhir, terutama dari aspek finansial. Kita pun sering mendengar sebuah proyek masa lalu bisa diungkit kembali dan menjadi masalah ketika ditemukan penyalahgunaan atau penyelewengan yang berimplikasi ke kerugian. Hal tersebut lebih sering terjadi pada proyek yang didanai oleh pemerintah.

Kembali ke data dan informasi proyek, pelaksana proyek perlu membuat sistem yang dapat memudahkan proses pengelolaannya. Apalagi jika skala proyeknya besar, ragam data dan informasi pun meningkat. Status proyek diharapkan dapat dimonitor dengan cepat agar dapat diambil keputusan yang cepat dan tepat agar proyek dapat berjalan sesuai dengan rencana dan masih dalam koridor pencapaian kinerja yang telah ditetapkan sebelumnya.

Disinilah fungsi Project Management Information System diharapkan dapat membantu pemangku kepentingan, khususnya pelaksana proyek. Pengelola proyek juga harus dapat membuat laporan ke pihak yang berkepentingan, misalnya pemyandang dana yang bisa melibatkan pemerintah dan negara donor. Berbagai format laporan pun bisa berbeda-beda tergantung pihak ekstermlnalnya, mulai dari laporan keuangan atau laporan khusus yang berhubungan dengan pengawasan proyek.

Apakah keberadaan PMIS benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi individu pengelola proyek dan kinerja institusi? Dari perspektif akademis, mungkin ada baiknya kita melihat model penelitian dari Raymond dan Bergeron (2008) berikut:

NormalAppImage(16)-1

Ditulis Oleh

Lihat semua tulisan dari

Website : http://pasca.gunadarma.ac.id/pasca

Leave a Reply